Sepakbola

Tuesday, May 28, 2013

10 Alasan Transfer Window Musim Panas Ini Akan Menjadi Menarik

10. Real Madrid
     Dipastikan perginya Jose Mourinho membuat 'Los Galacticos' akan berbenah membentuk tim baru. Kabar yang menyatakan Carlo Ancelotti akan segera menjadi pelatih Real tentu memaksa Florentino Perez memberikan budget transfer yang cukup besar untuk mendatangkan pemain yang diinginkan Don Carlo.
Rumor bidikan transfer Real Madrid: Gareth Bale



9. Luis Suarez.
   Dengan adanya larangan bermain 10 pertandingan oleh FA (sudah 3 pertandingan dijalani) atas kasus gigitan ke lengan Branislav Ivanovic, mungkin saja Luis Suarez mempertimbangkan untung hengkang dari Liga Inggris yang baginya tampak 'tidak adil'. Dengan model 30 gol di seluruh kompetisi bagi Liverpool tampaknya tidak akan sulit bagi Suarez untuk mencari klub baru.
Rumor klub yang mengincar Luis Suarez: Real Madrid, dan Bayern Munich. 

8. Manchester City.
   Menarik untuk melihat perkembangan transfer City musim ini. Setelah musim lalu gagal menggaet pemain seperti Robin van Persie, Eden Hazard, dan Javi Martinez, tampaknya 'The Citizens' akan melakukan start awal dengan memecat Roberto Mancini dan membawa Manuel Pellegrini dari Malaga. Manu Pellegrini dikabarkan memiliki budget transfer sebesar 100 juta pounds untuk mengambil kembali trofi Liga Inggris yang direbut tetangga sebelah musim lalu.
Rumor bidikan transfer Manchester City: Isco, Fernandinho, Edinson Cavani.

Robert Lewandowski
   Ujung tombak Borussia Dortmund ini menjadi permbincangan berbagai media di penjuru dunia setelah mencetak 'quat-trik' saat Die Borussen  membantai Real Madrid 4-1 di semifinal Liga Champions. Pemilik nomor punggung 9 ini total mencetak 54 gol dalam 3 tahun penggembaraannya di Bundesliga. Kabarnya, Juergen Klopp hanya ingin menjual striker berkebangsaan Polandia ini dengan mahar  €40 juta.
Rumor klub yang mengincar Robert Lewandowski: Manchester United, Real Madrid, dan Bayern Munich.
7. 

6. 

5. Bayern Munich
Datangnya Pep Guardiola untuk menggantikan Jupp Heynckes yang berencana pensiun tampaknya membuat Bayern akan tetap agresif di bursa transfer kali ini, meskipun telah mendapatkan Mario Goetze dari Borussia Dortmund. Dengan rumor yang menyatakan Pep masih menginginkan beberapa pemain di berbagai posisi seperti winger, striker, dan bek tengah membuat Bayern tak akan berhenti untuk memperkuat skuatnya di bursa transfer musim panas kali ini.
Rumor bidikan transfer Bayern Munich: Robert Lewandowski, Luis Suarez, Neymar, Laurent Koscielny.

4. AS Monaco.
Menyusul dengan promosi nya AS Monaco ke Ligue 1 musim depan, klub berjuluk Les Rouge et Blanc ini dikabarkan mengincar beberapa pemain kelas dunia. Dengan sudah ada kepastian transfer dari Joao Moutinho dan James Rodriguez seharga €70 juta, tampaknya Monaco takkan lelah untuk mendapatkan beberapa pemain di posisi kiper, striker. Bahkan kabarnya, Falcao telah menjalanin tes medis di Monaco dan akan segera diumumkan kepastian transfernya.

3. Wayne Rooney.
Kabar Rooney ingin hengkang mulai muncul pada 2 pertandingan terakhir United ketika Sir Alex Ferguson memutuskan tidak menyertakan Rooney dalam match terakhirnya di Old Trafford dan saat pertandingan terakhir musim ini melawan West Brom, Rooney memutuskan untuk menemani istrinya untuk menjalani persalinan anak kedua mereka. Saat wawancara di pertandingan perpisahnan Fergie di Old Trafford, pelatih yang telah menangani United selama 27 tahun ini dengan jelas mengatakan Rooney telah secara resmi mengajukan transfer request, dan ditolak.

Thursday, November 22, 2012

Right or Wrong, This is My Country


“My country, right or wrong; if right, to be kept right; and if wrong, to be set right.” Seruan seorang Jerman yang juga anggota Angkatan Darat Amerika saat perang saudara. 

[edit]

Sunday, September 16, 2012

Sesungguhnya Luis Suarez Bukanlah Pemain yang Dibutuhkan Liverpool.

Judul tulisan ini tentunya akan mengundang pertanyaan dari kebanyakan fans liverpool, tentunya. Luis Suarez yang dipuji-puji hampir seluruh liverpudlians, Luis Suarez yang dibenci para glory hunter Manchester United itu.

Luis Suarez didatangkan Kenny Dalglish di transfer window akhir tahun 2011 dengan mahar 22juta poundsterling. Suarez diboyong untuk bertandem dengan Fernando Torres di lini depan The Reds. Namun faktanya, pada hari terakhir bursa transfer Torres malah dilego ke Chelsea dengan tebusan sebesar 50Juta Pounds. Beberapa jam sebelum bursa transfer ditutup, Liverpool mendatangkan Andy Carroll dari Newcastle sebesar 35 juta pounds yang memecahkan rekor sbg pemain Inggris termahal.

Kedatangan Luis Suarez tentunya menjadi harapan baru (yang dengan waktu bersamaan menganggap Torres sbg Judas) untuk kembali berjaya di ranah Inggris. Duetnya dengan Andy Carroll juga dianggapkan akan menyamai bahkan melebihi duet Gerrard-Torres ataupun Owen-Heskey.

Cedera Carroll, Suarez diharuskan menjalani cup-tied di Europa League membuat lini depan Liverpool tumpul. Disinilah kesalahan strategi transfer Liverpool terjadi.

Dijualnya Torres hanya 1 hari sebelum bursa transfer ditutup mengakibatkan Liverpool harus melakukan 'Panic-Buy'. Dengan modal 50 juta pounds hasil penjualan Torres, Liverpool dikabarkan mengincar pemain-pemain bintang seperti, Gonzalo Higuain, Jermain Defoe, Fernando Llorente, dan tentunya Andy Carroll. Kabarnya, deal Llorente hampir terjadi, namun karena Bilbao tak mendapatkan penggantinya lalu mereka membatalkan persetujuan itu.

Suarez sendiri langsung mencetak gol dilaga debutnya melawan Stoke City di Anfield. Dengan gol cantiknya itu

Saturday, September 8, 2012

Alfred Riedl Bukanlah Pelatih Sukses

Konflik antara PSSI-KPSI semakin lama semakin mengerucut, tengok saja, KPSI telah mengontrak Alfred Riedl untuk membentuk tim yang akan dipersiapkan untuk AFF Cup akhir tahun nanti di Thailand  dan Malaysia.

Untuk kedua kalinya Alfred Riedl menjadi pelatih 'timnas'. Ia telah mengumumkan kepada media beberapa programnya serta agenda ujicoba seperti melawan Korea Selatan dan try out ke Australia. Ini jelas membingungkan, apakah lawan-lawan mereka nanti mau bertanding melawan timnas yang 'tidak resmi'?

Kabarnya timnas Riedl ini akan mendapatkan lawan-lawan tangguh seperti Uruguay, Vietnam, Australia, Irak, Laos, dan Singapura. Namun faktanya, kebanyakan dari tim-tim yang dijadwalkan akan bertanding melawan timnas KPSI ini sudah memiliki lawan tanding di jadwal FIFA. Timnas Riedl juga dikabarkan akan beruji coba dengan Arema, Sriwijaya, dan Persipura.

Di tulisan ini, saya ingin bertanya, apakah kehebatan Riedl selain membawa timnas kita ke Final AFF Cup tahun 2010? Saya tak bisa mengerti bagaimana suporter klub ISL (yang pemain-pemainnya dimasukkan ke timnas KPSI) memuja Riedl setinggi langit. Apakah mereka lupa bahwa Timnas U-23 kita kalah melawan Turkmenistan di Jakabaring?

Alfred Riedl diklaim menjadi pelatih tersukses di Timnas Indonesia dengan membawa timnas senior menjadi runner-up Piala AFF. Apakah kita lupa bahwa tahun 2002, 2004, dan 2005 juga pernah menduduki runner-up meskipun masih bernama Tiger Cup?

Riedl beserta Wolfgang Pikal memang dikenal sebagai pelatih dan asisten pelatih yang tegas dan dingin. Pikal yang lebih disiplin serta Riedl yang tegas menjadi pasangan yang sangat cocok. Riedl juga mengandalkan pemain-pemain muda. Tak ada lagi Budi Sudarsono, Charis Yulianto, Isnan Ali, bahkan Ponaryo Astaman yang tampak tak pernah absen dilini tengah timnas.

Namun, saya sendiri meragukan kapasitas Riedl. Dipecat dari kursi pelatih timnas Laos dan Vietnam, kalah dari Turkemnistan di kualifikasi Olimpiade 2012 menjadi hasil nyata bahwa Riedl tak sedemikan bagus yang digambarkan.

Jasa Wim Rijsbergen sendiri menurut saya amat sangat berjasa. Di kualifikasi 2010 lalu kita hanya berhasil melaju diputaran pertama dan dibantai 4-1 di GBK dan 7-0 saat tandang melawan Suriah, negara yang tertutupi oleh kedigdayaan Irak, Iran dan Arab Saudi. Kualifikasi PD 2014 sendiri bisa dibilang cukup sukses. Indonesia mencatat rekor baru dengan lolos ke fase grup I setelah mengalahkan Turkmenistan senior dengan skor 4-3 di GBK setelah hanya meraih hasil seri di Turkmenistan.

Prestasi Wim sendiri tercoreng karena pada fase grup, timnas kita tak meraih 1 poin pun alias selalu kalah. Serta kekalahan telak 10-0 di Bahrain menutupi semua prestasi Wim yang membawa timnas ke fase grup untuk pertama kali.

Mungkin satu-satunya kekurangan Wim yaitu tidak dapat menyatukan seluruh pemain seperti halnya yang dilakukan oleh Alfred Riedl. Cek-cok antara pelatih dan pemain sering terjadi selama kualifikasi Piala Dunia menjadi halangan baginya untuk lebih berprestasi daripada koleganya.

Kini Wim telah tergusur dan diganti Nil Maizar yang tengah bersiap melawan Korea Utara senin esok. Saya sendiri masih berharap banyak, dengan segala kekurangan timnas ini untuk berprestasi di Piala AFF 2 bulan lagi. Semoga.

Garuda Indonesia

Saturday, August 25, 2012

Realistis ala Timnas AFF

Bulan September depan konsistensi dan hasil TC pertama dan kedua timnas asuhan Nil Maizar akan mulai terlihat. TC kedua dijadwalkan akan mulai tanggal 29 Agustus, hari ini.

Ada beberapa hal yang akan dinantikan banyak pengamat sepakbola dalam negeri. Apakah pemain IPL yang telah hengkang ke ISL akantetap memenuhi panggilan timnas? Contohnya seperti Ferdinand Sinaga yang akan bermain dengan Persisam Samarinda dan juga Abdurrahman di Sriwijaya.

Hal ini mungkin menjadi penyebab pusingnya pelatih Nil Maizar. Mungkin, Ferdinand dapat digantikan dengan Patrich Wanggai ataupun Dipo Alam, pemain dari Liga Mahasiswa Amerika Serikat. Namun, bagaimana dengan Abdurrahman?

Pemain yang satu ini tak tergantikan, duetnya bersama Wahyu Wiji memang tak terlalu bagus, namun timnas tak punya bek tangguh lagi jika harus mengandalkan Nopendi ataupun Novan Setya. Masalah di bek tengah ini mungkin akan terselesaikan jika Arthur Irawan dari Espanyol B dipanggil ke timnas.

Masalahnya, selama ini klub-klub eropa cenderung enggan meminjamkan pemainnya untuk memperkuat timnas dalam turnamen-turnamen kecil seperti AFF Cup yang notabene hanya dalam lingkup ASEAN saja.

Lini depan tanpa Ferdinand mungkin masih dapat teratasi. Patrich Wanggai tampaknya akan tetap menjadi andalan timnas dengan sokongan Titus Bonai, Okto Maniani, Andik Vermansyah, ataupun Irfan Bachdim.

Salah satu kelemahan timnas, selain tak ada bek tengah tangguh yaitu tak adanya pengatur serangan yang cukup mumpuni seperti Ahmad Bustomi saat AFF 2010 lalu. Mungkin kita punya Taufiq, playmaker dari Persebaya, dan juga Rasyid Bakri yang disebut-sebut sebagai Xavi-nya Indonesia. Namun tetap saja tak cukup karena Raysid masih terlalu muda untuk mengemban tugas sbg playmaker timnas.

Espanyol B, Korea Utara, Vietnam, Filipina telah menunggu. Semoga dengan ujicoba ini timnas bentukan Nil Maizar dapat berprestasi di AFF 2012.

Saya sendiri masih optimis timnas dapat berprestasi di AFF 2012, setidaknya masuk final seperti 2 tahun lalu. Semoga dengan berjalannya waktu, dualisme kompetisi serta federasi semakin membaik dan timnas yang kuat akan terbentuk. Amin.


Friday, July 27, 2012

Kekecewaan Terhadap Seorang Bepe

Bambang Pamungkas. Siapa yang tidak kenal nama itu? Pemain sepakbola kebanggaan Indonesia kelahiran Salatiga. Prestasi serta pengalaman segudang yang ia miliki, pemain dengan caps terbanyak di timnas Indonesia saat ini, dan juga top skor sepanjang masa timnas.

Belakangan ini, nasionalisme Bepe dipertanyakan karena terlihat lebih mementingkan kepentingan klubnya sendiri daripada timnas yang telah membesarkan namanya. Ya, mungkin, Persija dan The Jakmania lah yang selama ini berada dibelakangnya dan mendukung tanpa kenal lelah.

Kita semua tak pernah lupa, tandukan kepalanya yang mampu melewati tinggi tubuh orang-orang Eropa. Saya pribadi sangat kagum dengan perjalanan karir Bepe yang menjadi impian hampir seluruh pemain sepakbola di Indonesia, ataupun anak-anak yang bercita-cita menjadi seorang pesepakbola.

Ada rasa yang tak biasa ketika seorang seperti Bepe, hanya dicadangkan dan menjadi pilihan ke-4 Alfred Riedl setelah Cristian Gonzales, Irfan Bachim dan Yongki Ariwibowo. Sampai tak tega melihat Bepe hanya menonton rekan-rekannya memakai baju kebanggaan yang telah ia pakai selama 11 tahun. Tidak hilang dari ingatan juga saat ia menumbuhkan harapan dan animo masyarakat dengan tulisan-tulisannya.

Namun, semua ini tampak hilang ketika ia seperti 'menampakan' wujud aslinya. Disaat timnas Indonesia dilanda berbagai masalah, ia memang melakukan aksi bersama kelompok pemain lain yang tergabung dalam APPI, untuk meminta hak kepada PSSI agar dapat bermain di timnas senior.

Memang, dalam statuta FIFA, pemain yang berada dalam liga 'ilegal' tidak dapat bermain di timnas. Namun, ketika PSSI telah memperbolehkan pemain ISL untuk mengikuti semua kegiatan timnas, dalam upaya rekonsiliasi. Ketika timnas asuhan Nil Maizar itu membutuhkan tenaga dari para pemain ISL, banyak pemain menolak untuk datang ke Training Centre dengan berbagai alasan. Alasan yang paling sering didengar yaitu 'Turnamen ini kan tidak masuk kalender FIFA'

Akhirnya tiba saatnya, ketika hampir seluruh klub memiliki masalah dengan gaji pemainnya, baik di ISL maupun IPL, ia menuntut PSSI agar mencarikan jalan keluar sampai mengancam akan mogok bermain. Ungkapan Bepe tsb sebenarnya patut dipertanyakan. Mengapa selalu PSSI? Apakah ofisial atau pengurus klub sampai tak punya akal untuk menambah perbendaharaan keuangan mereka?

Ketika para pemain ISL hanya melakukan aksi 'jongkok' sebelum pertandingan, pemain-pemain IPL benar-benar melaksanakan mogok bermain tsb. Dan, Bepe, yang saat menuntut PSSI sangat 'banyak berbicara' langsung terdiam. Tidak tau apa ada hubungannya atau tidak, sebelum terjadi konflik di PSSI dan klubnya, ia jarang berinteraksi di twitter. Sebelum terjadi konflik mungkin hampir setiap hari ia ngetweet. Namun, setelah itu sudah sangat jarang. Mungkin dalam 1 minggu dapat dihitung dengan jari.

Kelakuan para pemain ISL ini seperti meminta AFC dan FIFA mengetahui bahwa pemain ISL lebih 'pro' dibanding dengan IPL yang notabene merupakan liga bentukan PSSI.

Mungkin ini yang menjadi dasar kekecewaan saya terhadap Bepe. Pada kualifikasi AFC Cup U-22 beberapa waktu yang lalu. Beberapa pemain ISL dipanggil untuk memperkuat timnas. Contohnya, Seftia Hadi, David Lally, Ramdani Lestaluhu, Andritany, . Namun, kabarnya hanya Seftia Hadi yang akhirnya ikut TC. Setelah itu pun, La Nyalla selaku ketua KPSI menarik seluruh pemain ISL yang telah dipanggil termasuk Seftia Hadi. Padahal, AFC sudah jelas-jelas mengizinkan pemain ISL untuk tampil di Kualfikasi Piala Asia ini. Dan, ini jelas-jelas kalender FIFA yang sebelumnya menjadi alasan pemain ISL untuk tidak tampil di timnas PSSI Djohar Arifin. Dan, apa yang dilakukan seorang Bepe? Diam seribu bahasa.

Jika dipikirkan dengan logika yang pas, jelas ini tampak seperti konspirasi para pengurus KPSI dengan APPI termasuk Bepe. Lalu, apa guna ia menuntut PSSI untuk mengizinkan pemain ISL tampil berseragam garuda? Hal ini jelas tidak masuk akal.


Pada akhirnya saya pinjam quotes bepe ini,
“Memang tidak semua pertempuran dapat kami menangkan, dan juga tidak setiap saat kami mampu memberikan kebanggaan bagi negara ini. Akan tetapi setidaknya, kami adalah anak-anak bangsa yg berjuang dengan tulus ihklas dan sepenuh hati untuk mengharumkan nama tanah tumpah darah yg kami cintai”
yang sama sekali tidak mencerminkan sifatnya pada saat ini.....

Wednesday, July 11, 2012

Ketika Makau Terlihat Lebih Superior dibanding Indonesia

Garuda muda kembali beraksi kemarin malam di ajang kualifikasi Piala Asia U-22 melawan Makau. Terlihat bahwa timnas kita sangat mendominasi di setiap menit pertandingan. Memang, Aji Santoso memarkir Andik dan Yosua Pahabol. Namun, timnas seharusnya dapat menang dengan skor telak, bukan 2-1.

Terlepas dari blunder Aji Saka yang mengakibatkan gol balasan, timnas sebenarnya bermain baik dibabak pertama dibanding dengan babak kedua. Lihat statistik, sepanjang 45 menit pertama, timnas melakukan 21 kali tendangan yang 2 . Sedangkan, pada babak kedua hanya melakukan 4 tendangan.

Dalam hal akurasi passing, tak ada perubahan yang signifikan. Babak pertama dari 260 percobaan passing, 220 nya sukses, dengan rate 85%. Di babak kedua, rate passing bertambah menjadi 86% dengan passing sukses sebanyak 243 dari 282 percobaan.

Makau yang bermain dengan 11 pemain di daerah pertahanannya sendiri bak Chelsea